Umrah
0
komentar
PENGERTIAN UMRAH
Umrah (bahasa
Arab: عمرة) adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam.
Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan
beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.
Pada istilah teknis
syari’ah, Umrah berarti melaksanakan Tawaf di Ka’bah dan Sa’i antara Shofa dan
Marwah, setelah memakai ihram yang diambil dari Miqat. Sering disebut pula
dengan haji kecil.
Perbedaan umrah
dengan haji adalah pada waktu dan tempat. Umrah dapat dilaksanakan
sewaktu-waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah,
sedangkan haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8
Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.
Syarat ,Wajib, dan
Rukun Umrah
Syarat untuk
mengerjakan umrah sama dengan syarat untuk mengerjakan haji.Sedangkan rukun
umrah adalah :
1. Ihram
2. Tawaf
3. Sai
4. Mencukur rambut
kepala atau memotong sebagian(tahalul)
5. Tertib
Adapun wajib umrah
hanya satu, yaitu memulai ihram dari miqat.
Tata Cara umrah
Untuk tata cara
pelaksanaan umrah, maka perlu diperhatikan hal-hal berikut ini :
1. Disunnahkan mandi
besar (janabah) sebelum ihram untuk umrah.
2. Memakai pakaian
ihram. Untuk lelaki 2 kain yang dijadikan sarung dan selendang, sedangkan untuk
wanita memakai pakaian apa saja yang menutup aurat tanpa ada hiasannya dan
tidak memakai cadar atau sarung tangan.
3. Niat umrah dalam
hati dan mengucapkan Labbaika ‘umrotan atau Labbaikallahumma bi’umrotin.
Kemudian bertalbiyah dengan dikeraskan suaranya bagi laki-laki dan cukup dengan
suara yang didengar orang yang ada di sampingnya bagi wanita, yaitu
mengucapkan Labbaikallahumma labbaik labbaika laa syarika laka labbaik.
Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika laka.
4. Jika sudah sampai
kota Makkah, disunnahkan mandi terlebih dahulu sebelum memasukinya.
5. Sesampai di ka’bah,
talbiyah berhenti sebelum thawaf. Kemudian menuju hajar aswad sambil
menyentuhnya dengan tangan kanan dan menciumnya jika mampu dan mengucapkan
Bismillahi wallahu akbar. Jika tidak bisa menyentuh dan menciumya, maka cukup
memberi isyarat dengan melambaikan tangan dan berkata Allahu akbar.
6. Thawaf sebanyak 7
kali putaran. 3 putaran pertama jalan cepat dan sisanya jalan biasa. Thowaf
diawali dan diakhiri di hajar aswad dan ka’bah dijadikan berada di sebelah
kiri.
7. Salat 2 raka’at di
belakang maqam Ibrahim jika bisa atau di tempat lainnya di masjidil haram
dengan membaca surah Al-Kafirun pada raka’at pertama dan Al-Ikhlas pada raka’at
kedua.
8. Sa’i dengan naik ke
bukit Shofa dan menghadap kiblat sambil mengangkat kedua tangan dan mengucapkan
Innash shofa wal marwata min sya’aairillah. Abda’u bima bada’allahu bihi (Aku
memulai dengan apa yang Allah memulainya). Kemudian bertakbir 3 kali tanpa
memberi isyarat dan mengucapkan Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu.
Lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qodiir. Laa ilaha
illallahu wahdahu anjaza wa’dahu wa shodaqo ‘abdahu wa hazamal ahzaaba wahdahu
3x. Kemudian berdoa sekehendaknya.
9. Amalan pada poin 8
diulangi setiap putaran di sisi bukit Shofa dan Marwah disertai dengan doa.
10. Sa’i dilakukan
sebanyak 7 kali dengan hitungan berangkat satu kali dan kembalinya dihitung
satu kali, diawali di bukit Shofa dan diakhiri di bukit Marwah.
11. Mencukur seluruh
atau sebagian rambut kepala bagi lelaki dan memotongnya sebatas ujung jari bagi
wanita.
Dengan demikian selesai sudah amalan umrah
0 komentar:
Posting Komentar